Monday, 3 November 2014

Cold wind

Seperti waktu itu, angin dingin berhembus. Kita berdua terhapus oleh sebuah "selamat tinggal".

Selamat tinggal. Bukan kata yang tepat untuk mengakhiri kalimat. Rasanya seperti tidak ada kesempatan untuk bertemu kembali. Lebih tepat jika menggunakan kata 'sampai jumpa', kata yang bermakna memungkinkan untuk bertemu kembali di suatu waktu. Walaupun akan ada banyak hal yang berubah saat bertemu nanti. Hal yang tidak ada satupun persamaan. Kecuali tawa dan sesal oleh sebuah memori.

Kau tawarkan "selamat tinggal". Aku pun mengiyakan. Bodoh.

2 comments:

Alamanda said...

Nice writing gan! Simple tapi ngena banget. Thx sudah mau berbagi gan ^^

Dewi Aja said...

Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

Post a Comment

THANK'S FOR YOUR COMMENT