Selasa, 17 Desember 2013

Tanggal Merah (8)

Tretes 2012

Malam minggu ngopi bareng temen lama di warkop.
"Bosen nih, ngebolang yuk."
Lima belas menit kemudian pasukan siap berangkat.







Old friends are better than old wine.


Tanggal Merah (7)

Hola, I'm back.

Sudah mulai masuk minggu-minggu terakhir bulan desember yang juga berarti masuk musim liburan akhir tahun. Mumpung momen liburan sekalian ngelanjutin post Tanggal Merah.



College friends, 2008/2009

 Rambut goondrong \m/


Ciwidey 2011
Imron, Romi, Oni, Ucup

Jumat, 04 Oktober 2013

It Would Be Nice



:)

Rabu, 25 September 2013

Cinta Sejati

17.00 WIB Soekarno-Hatta Airport
 
Badan memang di Jakarta, tapi pikiran di Surabaya. Kangen kasur rumah.

Nongkrong sore di bandara bareng bang Indra juga ustad Eko. Karna paginya bahas Cinta & Berkah jadi dah ikutan curhat dikit waktu di bandara, hehe.

"Kalo kehilangan cinta pada lawan jenis jangan galau. Nanti pasti diganti dengan cinta yang baru. Atau cinta yg sama". Ternyata pengganti tidak harus beda.

"Kalo emang belum klop ya didoain aja. Mup'on dong". Lanjut kang Eko. Dalam hati bilang gimana mau mupon kalo namanya nyelip disetiap doa.

"Tiga cinta sejati yg harus dijaga & disyukuri. Cinta Allah kepada hamba-Nya, cinta nabi kepada umatnya, cinta ibu kepada anaknya".

Tiga cinta sejati yang kadang dilupakan dan kalah oleh cinta pada lawan jenis. Tiga cinta sejati yang tiada bandingannya di dunia ini.


~

Senin, 16 September 2013

Kamu cinta

Kamu cinta
Mari bersama kita tulis cerita
Jangan jadikan semua ini sebatas sampul cerita
Jangan takut untuk tak memulai segalanya

Aku akan tetap menunggu
Menunggumu
Menunggu dalam kuadrat lipatan masa
Menunggumu
Bagai pelangi yang setia menunggu hujan reda

~

Jumat, 13 September 2013

Music For Sale - So Right

Senin, 09 September 2013

Aku jatuh cinta kepadamu dengan telak!

Pernahkah kamu berpikir tentang jawaban? Ah, ternyata yang namanya jawaban itu tidak selalu lugas dan tegas. Kadang, hanya berbentuk tanda; diam dan hening. Seperti halnya tanya cintaku kepadamu. 

Aku jatuh cinta kepadamu dengan telak. Kamu akan tahu kebenarannya, kelak. 

Kelak, saat waktu berpihak kepadamu; menyuguhkan arti ketulusan cinta itu. Terlambat atau tidak, aku tak tahu. 

Mungkin, aku bukan lagi orang yang sama saat kamu menyadarinya. Tahu-tahu, kita terlambat untuk bersama atas nama cinta. 

Maka, bacalah setiap tanda yang tercermin dari kata dan gerak tubuhku. Bahwa, dengan telak aku jatuh cinta kepadamu. Dan, kamu tak lagi butuh kata “kelak” untuk menemukan jawaban itu; sebelum semua terlambat di lipatan waktu. 

Moammar Emka